PEMANFAATAN BACTISCAN SEBAGAI METODE DETEKSI CEPAT DALAM PEMERIKSAAN SANITASI PESAWAT
DI WILAYAH KERJA BANDAR UDARA SENTANI
Hetty Setyo Rini, SKM., M.K.M
Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas 1 Jayapura
Wilayah Kerja Bandar Udara Sentani
PENDAHULUAN
Transportasi udara memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas manusia dan distribusi barang antarwilayah maupun antarnegara. Tingginya mobilitas tersebut berpotensi meningkatkan risiko masuk dan keluarnya faktor risiko kesehatan serta penyebaran penyakit menular melalui alat angkut, termasuk pesawat udara. Oleh karena itu, pengawasan sanitasi pesawat menjadi salah satu upaya penting dalam menjaga kesehatan masyarakat dan mencegah terjadinya penularan penyakit melalui transportasi udara.
Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Jayapura merupakan Unit Pelaksana Teknis Kementerian Kesehatan yang memiliki tugas melaksanakan tindakan kekarantinaan kesehatan, pengawasan kesehatan lingkungan, serta pengawasan terhadap alat angkut di pintu masuk negara dan wilayah. Salah satu bentuk pelaksanaan tugas tersebut di wilayah kerja Bandar Udara Sentani adalah pengawasan sanitasi pesawat udara guna memastikan kondisi kebersihan dan sanitasi pesawat memenuhi standar kesehatan yang berlaku. Pemeriksaan dilakukan secara rutin pada area yang memiliki risiko terhadap kontaminasi, sebagai upaya pencegahan penyebaran penyakit menular melalui transportasi udara.
Dalam pelaksanaan pengawasan sanitasi pesawat, petugas memanfaatkan teknologi modern berupa alat Bactiscan untuk mendukung pemeriksaan kebersihan serta mendeteksi adanya kontaminasi bakteri dan biofilm secara cepat dan efektif. Bactiscan merupakan alat deteksi bakteri dan biofilm yang menggunakan kombinasi empat panjang gelombang sinar ultraviolet (UV) berintensitas tinggi. Teknologi ini mampu mendeteksi keberadaan bakteri pada permukaan benda melalui pancaran cahaya hijau khas ketika sinar UV mengenai cangkang protein bakteri, sehingga area yang berpotensi terkontaminasi dapat langsung diidentifikasi secara visual tanpa merusak permukaan yang diperiksa. Penggunaan teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengawasan sanitasi pesawat di wilayah kerja Bandar Udara Sentani.
TUJUAN
Untuk mengetahui hasil penggunaan alat Bactiscan dalam pemeriksaan sanitasi pesawat di wilayah kerja Bandar Udara Sentani guna mendukung pengawasan kesehatan lingkungan dan alat angkut secara cepat, efektif, serta mencegah potensi penyebaran penyakit menular melalui transportasi udara.
METODE
Kegiatan pengawasan sanitasi pesawat dilakukan secara observasional dengan menggunakan alat Bactiscan sebagai media deteksi bakteri dan biofilm pada permukaan pesawat. Pemeriksaan dilaksanakan secara rutin pada berbagai maskapai dan jenis pesawat penumpang yang beroperasi di Bandar Udara Sentani selama periode Januari hingga Mei 2026.
Pemeriksaan dilakukan pada beberapa titik yang memiliki risiko tinggi terhadap kontaminasi, meliputi: Kursi penumpang, kantong belakang kursi, kompartemen kabin, kompartemen kargo, lantai pesawat, toilet pesawat. Petugas melakukan inspeksi menggunakan pancaran sinar ultraviolet (UV) dari alat Bactiscan pada permukaan yang diperiksa. Permukaan yang terkontaminasi bakteri atau biofilm akan memancarkan cahaya hijau khas sehingga dapat langsung diidentifikasi secara visual. Hasil pemeriksaan kemudian dievaluasi untuk menentukan kesesuaian dengan standar sanitasi yang berlaku.
HASIL KEGIATAN
Pemeriksaan dilakukan pada pesawat dengan jenis pesawat penumpang dan kargo yang beroperasi di wilayah kerja Bandar Udara Sentani. Area pemeriksaan meliputi kursi penumpang, kantong belakang kursi, kompartemen kabin, kompertemen kargo, lantai pesawat, dan toilet pesawat.
Hasil pemeriksaan sanitasi pesawat menggunakan alat Bactiscan pada periode Januari hingga Mei 2026 menunjukkan bahwa seluruh area pemeriksaan tidak ditemukan indikasi kontaminasi bakteri maupun biofilm. Seluruh titik pemeriksaan telah memenuhi standar sanitasi yang telah ditetapkan.
Penggunaan alat Bactiscan memberikan kemudahan bagi petugas dalam melakukan inspeksi sanitasi secara cepat dan langsung di lapangan. Apabila ditemukan area yang menunjukkan indikasi kontaminasi, petugas dapat segera memberikan rekomendasi tindak lanjut kepada pihak maskapai untuk dilakukan pembersihan ulang atau tindakan sanitasi tambahan.
Hasil dapat dilihat pada gambar berikut:
.jpg)
PEMBAHASAN
Penggunaan alat Bactiscan dalam pengawasan sanitasi pesawat memberikan manfaat dalam meningkatkan kualitas pemeriksaan kesehatan lingkungan alat angkut. Teknologi deteksi cepat berbasis sinar ultraviolet (UV) memungkinkan petugas melakukan pemeriksaan secara real-time tanpa harus menunggu hasil laboratorium, sehingga proses pengawasan menjadi lebih cepat, efisien, dan akurat. Pemeriksaan menggunakan Bactiscan dilakukan pada beberapa titik yang memiliki risiko tinggi terhadap kontaminasi, seperti kursi penumpang, kompartemen kabin, kompartemen kargo, lantai pesawat, kantong belakang kursi, serta toilet pesawat. Dengan kemampuan mendeteksi bakteri dan biofilm secara langsung melalui visualisasi cahaya hijau pada permukaan yang terkontaminasi, petugas dapat dengan mudah mengidentifikasi area yang memerlukan perhatian lebih lanjut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sanitasi pesawat periode Januari hingga Mei 2026 di wilayah kerja Bandar Udara Sentani, seluruh permukaan yang diperiksa tidak menunjukkan adanya indikasi kontaminasi bakteri maupun biofilm sehingga memenuhi standar sanitasi yang ditetapkan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa prosedur pembersihan dan sanitasi pesawat yang dilakukan oleh pihak maskapai telah berjalan dengan baik sesuai ketentuan kesehatan lingkungan. Pemanfaatan teknologi Bactiscan juga membantu petugas dalam melakukan verifikasi proses pembersihan pesawat secara langsung di lapangan. Apabila ditemukan area yang belum memenuhi standar kebersihan, petugas dapat segera memberikan rekomendasi tindakan perbaikan kepada pihak maskapai. Hal ini menjadi langkah preventif penting dalam mencegah potensi penyebaran penyakit menular melalui transportasi udara serta menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang.
Selain digunakan pada sektor transportasi udara, teknologi Bactiscan telah banyak dimanfaatkan pada berbagai bidang lain seperti industri makanan dan minuman, farmasi, serta fasilitas pelayanan kesehatan. Berbagai validasi independen dari lembaga internasional menunjukkan bahwa alat ini efektif dalam mendeteksi bakteri dan biofilm yang sering kali tidak terlihat melalui pemeriksaan visual biasa.Penerapan teknologi modern seperti Bactiscan pada pengawasan sanitasi pesawat di wilayah kerja Bandar Udara Sentani merupakan bentuk inovasi dalam penguatan sistem pengawasan kesehatan lingkungan. Penggunaan teknologi ini diharapkan dapat mendukung transformasi pengawasan kesehatan yang lebih modern, responsif, dan berbasis teknologi guna meningkatkan perlindungan kesehatan masyarakat.
KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
Penggunaan alat Bactiscan pada pemeriksaan sanitasi pesawat di wilayah kerja Bandar Udara Sentani meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengawasan sanitasi alat angkut udara. Pemeriksaan periode Januari hingga Mei 2026 menunjukkan pesawat memenuhi standar sanitasi dan tidak ditemukan indikasi kontaminasi bakteri maupun biofilm. Pemanfaatan teknologi deteksi cepat ini mempermudah petugas dalam melakukan verifikasi efektivitas proses pembersihan pesawat secara langsung di lapangan sehingga dapat mendukung upaya pencegahan penyebaran penyakit menular melalui transportasi udara.
Saran
1. Penggunaan alat Bactiscan perlu terus dipertahankan dan dikembangkan dalam kegiatan pengawasan sanitasi alat angkut.
2. Perlu dilakukan peningkatan kapasitas petugas dalam penggunaan teknologi deteksi cepat untuk mendukung pengawasan kesehatan lingkungan yang lebih optimal.
REFERENSI
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2023. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2023 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Bidang Kekarantinaan Kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2023. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 tentang Kesehatan Lingkungan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
EIT International. 2024. BactiScan Surface Hygiene Inspection Technology: Technical Overview and Applications. Dublin: EIT International.