KIE Melalui Pembagian Leaflet Tifoid Wilayah Kerja Bandara Wamena – BKK Kelas I Jayapura

Oleh Administrator
Senin, 01 Desember 2025 02:37
Dibaca 159 kali

Yakobus Hence de FRETES (Timker 1)

Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) merupakan serangkaian kegiatan untuk menyebarkan informasi dan pengetahuan mengenai kesehatan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat agar lebih sadar dan mau melakukan perubahan positif terkait kesehatan. Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Jayapura melalui Wilayah Kerja Bandar Udara Wamena melaksanakan kegiatan edukasi kepada masyarakat serta para pemangku kepentingan di wilayah tersebut, melaluai pembagian leaflet Tifoid.

Penyakit Tifoid atau demam tifus masih menjadi ancaman kesehatan masyarakat, terutama di daerah dengan keterbatasan sanitasi dan akses air bersih—termasuk beberapa wilayah di Pegunungan Papua.

Tujuan Kegiatan

1. Meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penyebab, cara penularan, tanda gejala, komplikasi, dan pencegahan penyakit Tifoid.

2. Mendorong perilaku hidup bersih dan sehat, khususnya mencuci tangan, mengolah makanan dengan higienis, dan konsumsi air minum yang aman.

3. Menekan angka kejadian Tifoid dengan memperluas cakupan edukasi hingga daerah yang sulit dijangkau.

Leaflet yang dibagikan memuat informasi penting, antara lain:

Penyebab Tifoid oleh bakteri Salmonella Typhi.

Mode penularan (5F): Food, Finger, Fomitus, Fly, Feces.

Tanda dan gejala seperti demam berkepanjangan, sakit kepala, mual-muntah, diare/konstipasi, dan kelelahan.

Potensi komplikasi serius jika tidak ditangani, termasuk perdarahan usus, hepatitis, pneumonia, hingga syok.

Cara pencegahan (T-A-M-I): Tangan bersih, Air dimasak mendidih, Makanan higienis, dan Imunisasi tifoid setiap 3 tahun.

Materi leaflet dilengkapi dengan ilustrasi menarik dan bahasa yang mudah dipahami, sehingga dapat diterima oleh berbagai kelompok masyarakat.

Pelaksanaan Kegiatan dilakukan melalui:

Pemberian langsung kepada masyarakat di tempat-tempat umum seperti pasar, terminal, dan pusat aktivitas warga.

Pembagian kepada petugas instansi terkait, termasuk petugas bandara, aparat kampung, dan kelompok komunitas lokal.

Kolaborasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan di Wamena untuk membantu pemerataan informasi di tingkat keluarga.

Petugas BKK Jayapura Wilker Bandara Wamena memastikan bahwa penyampaian informasi dilakukan secara interaktif, termasuk penjelasan singkat mengenai bahaya Tifoid serta langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mencegahnya.

Harapan Ke Depan

BKK Kelas I Jayapura khususnya Wilayah Kerja Bandara Wamena berharap kegiatan ini dapat:

Meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap penyakit Tifoid yang masih endemik di banyak daerah.

Mengurangi risiko penularan, terutama melalui peningkatan kebiasaan higienis.

Mendorong masyarakat untuk proaktif, seperti segera memeriksakan diri saat mengalami gejala dan menjaga kebersihan lingkungan.

Penyebaran leaflet ini merupakan bentuk komitmen BKK Jayapura dalam memperkuat promotif dan preventif kesehatan masyarakat, terutama di Wilayah Kerja Bandara Wamena Provinsi Papua Pegunungan yang memiliki tantangan unik dalam aspek akses kesehatan dan sanitasi.